Dana Bansos Cair Mulai Januari, Yuk Cek Data Kamu

bansos

satusuaraexpress.co – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) sebesar Rp300 ribu mulai Januari 2021. “Bantuan per bulan Rp300 ribu per penerima manfaat dan diberikan pemerintah pada Januari, Februari, Maret, dan April,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini saat jumpa pers setelah Rapat Terbatas di Istana Kepresiden, Jakarta, Selasa 29 Desember 2020 lalu.

Lalu, apakah kamu masuk daftar penerima bansos dari Kemensos, yuk simak caranya!

1. Tahapan-tahapan pengecekan bansos

  1. Buka link https://dtks.kemensos.go.id/.
  2. Pilih ID, kamu bisa memilih salah satu identitas yang akan dicek (NIK, ID DTKS atau nomor PBI JK/KIS). Untuk mempermudah, pilih ID berupa NIK.
  3. Lalu masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  4. Masukkan nama sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  5. Ketik ulang kode Captcha yang sesuai dengan tampilan.
  6. Terakhir, klik kata ‘cari’. Sistem akan mencocokkan ID dan nama yang diinput, dan membandingkan antara nama yang diinput dengan nama yang ada dalam database Kemensos.

2. Jika nama tidak muncul bisa cek ke perangkat desa ya

Lalu bagaimana jika nama tidak muncul pusdatin Kemensos, padahal termasuk warga penerima atau terdampak pandemik COVID-19?

Staf Humas Kemensos Nindy menambahkan jika tidak muncul, masyarakat bisa cek di perangkat desa setempat.

“Kalau setelah dicek namanya muncul, berarti terdaftar sebagai penerima bantuan,kalau tidak muncul, bisa mencoba menghubungi perangkat desa,” ujarnya seperti dikutip pada IDN Times, Jumat (1/1/2021).

3. Bansos tunai di Jabodetabek akan diantar Pos

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, bantuan sosial (Bansos) 2021 untuk wilayah Jabodetabek tak lagi berbentuk sembako. Selain itu bantuan langsung tunai yang akan diantar oleh tenaga dari PT POS ke rumah.

“Untuk wilayah Jabodetabek yang selama ini menggunakan skema sembako, diubah menjadi bantuan langsung tunai yang akan diantar oleh tenaga dari PT POS ke rumah. Jadi tidak perlu datang ke kantor POS karena nanti dikhawatirkan timbul kerumunan, karena itu diantar ke masing-masing alamat,” kata Muhadjir dalam jumpa persnya secara virtual setelah Rapat Terbatas di Istana Negara, Selasa (29/12/2020). (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *