6 Langkah Menjalankan Hidup Sehat di Masa Pandemi

Satusuaraexpress.co – Badai pandemi Covid-19 menerpa dunia, tanpa kita tahu kapan akan berakhir. Badai pandemi Covid-19 juga memporakrandakan fondasi Indonesia.

Jumlah korban terkonfirmasi positif terus meningkat.

Berdasarkan data Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia(PB.IDI) bersama Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia( PDGI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) hingga akhir 5 Januari 2021 terdapat 550 petugas kesehatan yang meninggal dunia akibat COVID-19, terdiri dari 278 dokter, 15 dokter gigi dan 176 orang perawat, 64 bidan, 7 apoteket dan 10 tenaga laboratorium medik meninggal karena COVID-19

Kehilangan para tenaga kesehatan merupakan kerugian besar bagi sebuah bangsa terutama dalam mempertahankan dan pengembangan aspek kesehatan.

Data hingga Jumat 22  Januari 2021, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah sebanyak 13.632 orang, sehingga total mencapai 965.283 orang, yang sembuh 781.147 orang, dan yang meninggal sebanyak 27.453 orang.

Diera new normal kita harus berani menghadapi tantangan, perubahan dan mengikuti protokol kesehatan, sambil melaksanakan vaksinasi untuk memutus rantai penularan virus corona SARS-CoV-2.

Menurut Psychology today, ada 6 langkah untuk menghadapi hidup dimasa kini :

  1. Unselfconsciousness.

Jika mau meningkatkan performa dan prestasi, berhentilah memikirkan performa dan prestasi kita.

Jangan kuatir bahwa ada orang lain memperhatikan diri kita.

Mereka sesungguhnya sibuk dan khawatir tentang diri mereka sendiri.

Fokuskan diri kita pada perubahan- perubahan kecil pada hari ini yang bisa menjadi perubahan- perubahan besar di masa depan.

  1. Savoring,

Nikmati dan syukuri apa yg kita miliki saat ini.

Di dalam bukunya: Eat, Pray, Love. Elizabeth Gilbert menulis tentang sahabatnya yang ketika melihat sebuah tempat yang begitu indah, dia berteriak dengan panik. “Aku harus kembali ketempat ini suatu saat nanti.”

Gilbert mengatakan padanya. “Loh, kamu sudah disini pada saat ini. Ga usah mikiran yang akan datang nanti…. Nikmati keindahan ini…”

  1. Breathe,

bisakah kita berkata: “ah saya bernafasnya nanti saja.

Jawabannya tidak bisa bukan? Ya … memang karena kita setiap hari bernafas.

Kita suka tidak “SADAR” bahwa kita bernafas. Untuk itu, Milikilah kesadaran.. bahwa hari ini kita bernafas dan itu adalah Anugerah Tuhan yang maha penting yang perlu kita syukuri.

  1. Flow.

Kehidupan ini tidak akan pernah ada yang begitu sempurna tanpa cacat.

Kadang kita beruntung dan berhasil dalam usaha kita dan kadang kita gagal.

Tidak usah disesali… Mengalir saja.

  1. Acceptance.

Hidup menjadi seperti orang lain,

hidup menuruti kehendak orang lain akan sangat melelahkan.

Hiduplah menjadi diri kita sendiri, terimalah diri kita apa adanya.

Setiap manusia yang hidup pasti punya kelemahan-kelemahan… terimalah kelemahan itu.

  1. Engagement.

Satu hal yang kita perlu ketahui di dalam hidup ini,

Kita perlu ketahui bahwa kita sesungguhnya tidak akan pernah tau tentang masa depan kita. Oleh karenanya kita tidak perlu mengkhawatirkan apa yang belum terjadi.

Namun… sekalipun kita tidak tau. Itu bukan berarti kita tidak perlu mempunyai “FAITH and HOPE” atau pengharapan pada masa depan. Tetap kita harus harus “ENGAGE” atau mengerjakan goal-goal kita.

Bagilah goal-goal kita menjadi goal-goal kecil setiap hari. Fokuslah di hari itu.

Kehidupan Manusia semakin hari semakin sulit.

Di Era new normal saat ini, banyak orang meratapi dan menyesali apa yang hilang dan sudah tidak ada.

Ada juga yang terus menantikan kapan Pandemi ini akan berlalu.

Padahal semua ini adalah musuh kebahagiaan kita. (22/1/21)

Penulis : Dr. Mulyadi Tedjapranata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *