Harga Kedelai Impor Melonjak, Pengusaha Tempe dan Tahu Menjerit

Harga Kedelai Impor Melonjak, Pengusaha Tempe dan Tahu Menjerit

Satusuaraexpress. co-Dampak dari melambungnya harga kacang kedelai impor, para pengusaha tempe dan tahu sejabodetabek hingga Jawa Barat dan Jawa Timur, akan menggelar aksi mogok produksi secara serempak. Hal itu disampaikan oleh ketua Pusat Koperasi Tempe dan Tahu Indonesia, wilayah DKI Jakarta, H.Taryo Indosa kepada satusuara express. co, Rabu 30/12.

Ia menjelaskan, aksi mogok produksi tersebut dilakukan secara serempak, terhitung mulai pada tanggal 1, 2 dan 3 yang akan datang.

“Para pengusaha tempe dan tahu melakukan aksi mogok ini, biar naik harga tempe dan tahu.Kemudian diharapkan konsumen tidak protes dengan kenaikan harga tempe dan tahu. Kita juga minta pemerintah agar mengatur kebijakan baru tentang perdagangan kedelai sehingga harga itu menjadi stabil.Dan kita berharap juga kepada pemerintah dapat meningkatkan produksi kedelai lokal, sekaligus mengevaluasi data statistik jumlah panen produksi kedelai lokal,” ujarnya.

Taryo mengatakan, Perdagangan kedelai merupakan perdagangan bebas dunia. Namun, terkait hal itu, kata Taryo, pemerintah diharapkan agar dapat mengatur tentang mekanisme harga tersebut.

“Jangan 100% di lepas mekanisme pasar bebas, kalau di lepas, ya seperti ini kejadiannya, dimana fluktuasi harga tidak terkendali. Sebagai contohnya harga kedelai di Amerika hari ini naik, di indonesia juga langsung naik,” ujarnya.

Taryo menjelaskan, Untuk ketahanan fundamental dalam negeri tidak ada, karena laporan produksi kedelai lokal tidak falid terkait jumlahnya. Di laporan, data statistik tiap 800 rb sampai 900 rb / tahun. Sedangkan mekanisme di lapangannya jauh sekali.

“Harga kedelai sebelum nya mencapai 7200, tapi dalam waktu singkat sekarang ini mencapai 9200.Jadi kita harapkan adanya ke stabilan harga jual “pungkasnya. Man

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *