Ternyata Penjual Senpi ke KKB di Papua Oknum Anggota Brimob dan Mantan Anggota TNI serta ASN

IMG 20201102 210211

Satusuaraexpress.co – Aparat kepolisian Polda Papua terus melakukan pengembangan kasus penjualan senjata api ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang sudah lama di monitor.

Dari hasil pengembangan itu, polisi menetapkan tiga tersangka, yaitu oknum anggota Brimob Kelapa Dua Bripka JH (35) dan DC (39) berstatus ASN yang juga anggota Perbakin Nabire serta FHS (39) yang merupakan mantan anggota TNI-AD.

“Hasil pemeriksaan juga terungkap anggota Polri yang bertugas di Brimob Kelapa Dua sudah tujuh kali membawa senjata api ke Nabire dengan upah berkisar dari Rp10 juta hingga Rp30 juta tergantung jenis senjata api yang dibawa,” ucap Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw Saat menyampaikan keterangan pers di Jayapura, Senin (2/11/2020)) sore.

Didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, Irjen Paulus menjelaskan, Melalui DC, senjata api itu dijual oleh pemesan berinisial SK dengan harga berkisar Rp300 juta hingga Rp350 juta tergantung jenisnya.

“Hingga kini SK belum ditemukan, sehingga penyidik belum bisa meminta keterangan dari yang bersangkutan,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tiga tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951.

Sementara barang bukti berupa tiga pucuk senjata api, yakni jenis M16, M4, dan glock diamankan di Polda Papua untuk diproses lebih lanjut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *