Unggah Pernyataan Bank Dunia Soal Omnibus Law, Jokowi Disleding Netizen

IMG 20201010 120824
Pidato Presiden Jokowi saat menyampaikan RUU Ciptaker/tangkapan layar

Satusuaraexpress.co Pengesahaan RUU Omnibus Law Ciptaker 2020, tentu mengundang keprihatinan tersendiri. Keprihatinan itu, terlhat dari berbagai persoalan yang terjadi.

Semisal, aksi demo dari berbagai kalangan berujung pada rusaknya fasilitas publik. Belum lagi ditangkapnya para aktivis lantaran menyuarakan penolakan RUU Ciptaker 2020.

Dilain sisi, dalam menyikapi persoalan itu, Presiden RI Joko Widodo mengemukan pendapat. Bahwa pengesaahan RUU Ciptaker merupakan wujud perubahan agar ibu pertiwi menjadi negara yang kompetitif.

“Undang-Undang Cipta Kerja adalah upaya reformasi besar untuk menjadikan Indonesia lebih kompetitif.” Ini kata Bank Dunia tulis Jokowi melalui akun Twitter dan facebook miliknya yang dikutip redaksi, Jumat(16/10/2020).

Dalam pernyataan itu, rupanya langsung mendapat respon dari para netizen.

“Drafnya yang disahin sama yg mau final ke presiden ko bisa beda ya pa jumlah nya? Kenapa itu ya pa?,” tanya akun Habib Mustofa.

“Bank dunia itu dibuat Oleh barat sebagai sarana penjajahan ekonomi suatu negara, ketika penguasa suatu negara lebih mendengar bank dunia daripada suara rakyatnya sendiri, maka sesungguhnya negara itu sdh terjajah,” ucap akun FB bernama Abu Umar.

‘Mungkin benar dan mungkin salah, soalnya bank dunia ngga tahu draf final. 😁😁😁. Atau bank dunia ngga perduli keadaan negara Indonesia yang penting bisa ngutang. Wong ngutang bangga.😁😁😁
Bisa jadi hoax,” timpal akun Yuwono Prihatin.

“Lanjutkan pak presiden… semangatmu menginsipirasi generasi muda..🙏,” puji akun bernama Maria Magdalena Sihotang.

Berikut Pernyataan Bank Dunia Soal Omnibus Law yang diunggah oleh Presiden Jokowi.

IMG 20201016 235936
Foto tangkapan layar

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *