Satusuaraexpress.co – Skenario penyamaran polisi menjadi mahasiswa berujung kesialan. Pasalnya polisi yang menyamar tersebut diamankan oleh rekannya sendiri anggota Brimob saat unjuk rasa penolakan Omnibus Law 2020.
Peristiwa itu sendiri diketahui melalui video viral di jejaring sosial. Dalam rekaman itu, sejumlah anggota polisi berpakaian preman menangkap dan membengkek polisi yang tengah menyamar diduga pakai baju mahasiswa berwarna hijau.
Merasa terdesak, kemudian anggota polisi yang menyamar tersebut berteriak, bahwa dirinya seorang polisi tengah menyamar.
“Diam…diam…diam…kau diam…kau…” teriak salah seorang anggota polisi berpakaian preman.
“Saya bukan mahasiswa, saya bukan mahasiswa,” teriak mahasiswa gadungan alias polisi lagi menyamar.
Lantaran tidak tahu dan terpancing emosi, salah seorang anggota Brimob lainnya menukul dengan tongkat.
Sehingga pria yang berpakaian kupluk langsung memisahkan seraya berteriak membuka identitas anggota polisi yangb tengah menyamar kemudian melakukan thai boxing. Hingga anggota dalmas tersebut tersungkur.
“Perwira aku itu, brimob itu, jangan kau pukul,” teriak pria berpakaian kupluk yang merupakan anggota polisi berpakaian preman.
Kemudian polisi wanita mencoba membangunkan anggota brimob yang tersungkur.”Aku tak tahu dia polisi ndan..” ucap anggota Brimob tersebut.
Ini Videonya..
Footage wajib ditonton!
Seorang perwira nyamar jdi massa aksi pakai almet, dianggap provokatif oleh polisi berseragam Ditangkap & Dipiting
Teman sesama non seragam belain sampai pukul2an sama yg berseragam dan teriak ‘itu perwiraku woy’
Apa yg bisa kita simpulkan dr video ini? pic.twitter.com/KsJGQjlk3N
— Cabut Omnibus Law! (@Lini_ZQ) October 20, 2020













