Kunjungan Menlu AS Ke Indonesia, Fadli Zon : China Terbakar Api Cemburu

IMG 20201031 WA0018
Fadli Zon

Penulis: Wawan Hendrawan|Editor: Ghugus Santri satusuaraexpress.co – Kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) Mike Pompeo ke Indonesia, menjadi sorotan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian, dirinya menuding pertemuan tersebut untuk melakukan serangan terhadap China dan melakukan provokasi.

Hal tersebut memancing respon Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon, ia menilai sikap China seperti kanak-kanak.

Baca Juga : Indonesia Kecam Pernyataan Presiden Prancis, Jokowi:Teroris Tidak Ada Kaitan Dengan Agama

“Mungkin China merasa tersaingi. Sikap China itu kekanak-kanakan. Indonesia bukan negara kecil yang bisa diatur-atur negara lain,” kata Fadli kepada wartawan, Jumat (30/10/2020).

Menurut Fadli, Xiao Qian berlebihan dalam menyikapi lawatan Mike Pompeo ke Indonesia. Lagi pula, kata Fadli, China sebagai negara tak bisa mengarahkan pilihan Indonesia.

“Penyataan Dubes China itu sangat berlebihan. China tak boleh mendikte Indonesia dalam politik luar negeri,” ujar Fadli.

Lebih lanjut lagi, Fadli mengatakan,  Indonesia memiliki kedaulatan untuk melakukan diplomasi dengan semua negara sahabat. Ia menegaskan Indonesia bukan negara protektorat China.

“Kita punya kedaulatan dalam berdiplomasi dengan semua negara sahabat. Hakekat politik luar negeri RI adalah kepentingan nasional. Maka segala diplomasi yang menguntungkan kepentingan nasional harus menjadi prioritas. Kita bukan negara satelit atau protektorat China,” tegasnya.

Baca Juga : DKI Jakarta Menjadi Kota Terbaik Dunia, Anies Baswedan : Pada warga Jakarta, penghargaan ini dipersembahkan

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini pun memberikan saran kepada pemerintah. Fadli mendorong pemerintah dapat terus menyeimbangkan kekuatan geopolitik di kawasan.

“Karena itu saya sarankan agar pemerintah dapat menyeimbangkan kekuatan geopolitik di kawasan termasuk Indonesia. Kita harus pintar-pintar seperti kata Mohammad Hatta dulu, ‘mendayung di antara dua karang’,” pungkas Fadli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *