Rekor: Lokasi Terpanas Berada Di Amerika Serikat, Mencapai 54,4 Derajat Celcius

IMG 20200818 225905
Death Valley, California

satusuaraexpress.co – Pernyataan yang diverifikasi oleh Dinas Cuacah Nasional (NWS) Amerika Serikat, terhadap suhu Taman Nasional Death Valley, California, pada Minggu (16/8).

Dinyatakan bahwa pada hasil laporan awal suhu di Death Valley mencapai 130 Fahrenheit, itu sama dengan 54,4 derajat Celcius. Dengan demikian, bisa dinyatakan menjadi suhu terpanas yang pernah terjadi di bumi sejak 1913.

Sebelumnya, 100 tahun lalu, Death Valley pernah mengalami suhu terpanas mencapai 134 derajat Fahrenheit atau 56,6 derajat Celcius.

Melansir CNN, NWS telah memperingatkan masyarakat yang tinggal di Californian timur, Nevada, Arizona dan Utah agar membatasi waktu di luar rumah sekitar jam 05.00 sampai dengan jam 08.00 pagi. Hal tersebut dikarenakan suhu di hari berikutnya tidak jauh berbeda.

Seorang ahli meteorologi, Tyler Mauldin menyampaikan bahwa panas di Death Valley merupakan hasil tekanan tinggi yang terjadi disebagian besar Pantai Barat AS. Sedangkan ahli meteorologi NWS, Daniel Berc menyebutkan musim hujan belum berkembang seperti biasanya, sehingga membuat suhu di kawasan itu semakin panas.

Mengutip Space, suhu tertinggi pernah tercatat beberapa kali di dunia. Pertama Organisasi Metereologi dunia melaporkan, bahwa suhu tertinggi yang pernah tercatat mencapai 134 derajat Fahrenheit, atau 56,7 derajat Celcius di Death Valley, pada tanggal 10 Juli 1913. Akan tetapi, The Weather Underground meragukan keakuratan data tersebut.

Suhu tertinggi kedua yang pernah tercatat terjadi di Tunisia, pada tahun 1931. Kala itu suhu di kawasan tersebut mencapai 131 derajat Fahrenheit, 55 derajat Celcius. Namun, data tersebut diragukan oleh beberapa pihak.

Rekor yang disepakati secara universal berikutnya 129 derajat Fahrenheit, atau 53,9 derajat Celcius, yang terjadi di Death Valley pada tanggal 1 Juli 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *